Social Icons

Senin, 01 Juli 2013

9 Makanan Pengurang Sakit


Obat-obatan analgesik ternyata tak selalu tepat untuk meredakan rasa sakit. Namun, obat tersebut pada umumnya tidak bisa mengobati sumber sakitnya. Jika ingin mencoba cara alami, Anda bisa mencoba beberapa jenis buah, herbal, atau bahan pangan, yang cukup efektif menekan rasa sakit sekaligus menyembuhkan sakitnya.

Berikut enam penyakit umum dengan makanan yang dapat membantu melawan rasa sakit.


1. Nyeri sendi


Makanan obat: ceri, kunyit

Sebuah penelitian awal mengindikasikan bahwa memakan 20 buah ceri memiliki efek yang sama efektifnya dengan obat analgesik dalam mengurangi rasa sakit pada sendi. Sementara studi lainnya menunjukkan bahwa memakan sekitar 45 buah ceri setiap hari dapat mengurangi protein C-reaktif yang merupakan pencetus utama inflamasi sebanyak 25 persen. Senyawa dalam kunyit yang disebut kurkumin juga dapat mengurangi rasa sakit seefektif obat analgesik pada pasien gangguan sendi lutut.

2. Pegal otot


Makanan obat: jahe

Pegal otot yang biasanya dirasakan sehabis olahraga bisa dicegah dengan jahe. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan orang yang angkat beban mengalami 25 persen pengurangan pegal otot setelah 24 jam sebelumnya mengonsumsi setengah sendok teh jahe. Para peneliti menyimpulkan hal ini berkat gingerol, antioksidan yang memiliki efek antiinflamasi yang ditemukan dalam jahe.

3. Heartburn


Makanan obat: kacang

Heartburn atau rasa panas di sekitar dada akibat naiknya asam lambung dapat diatasi dengan kacang. Studi dalam jurnal Gut menemukan, orang yang rutin mengonsumsi makanan tinggi serat seperti kacang memiliki risiko 20 persen lebih kecil mengalami heartburn dibandingkan mereka yang tidak. Hal tersebut mungkin dikarenakan karena serat menggerakan makanan dengan cepat sehingga mencegah refluks.

4. Nyeri pencernaan


Makanan obat: peppermint, kelapa

Rasa mentol yang segar dari peppermint berperan sebagai karminatif yang dapat mengatasi kembung. Peppermint juga dapat  mengurangi ketegangan otot sehingga dapat mengatasi kram.

Sedangkan kelapa sangat baik untuk mengatasi diare lantaran khasiat antiinflamasi dan antimikrobanya. Reardon menyarankan untuk mengonsumsi 1 hingga 3 sendok teh kelapa parut tanpa gula.


5. Kram pre menstruation syndrome (PMS)


Makanan obat: kacang

Kacang seperti almond memiliki tinggi kandungan riboflavin yang dapat mengurangi kram akibat PMS hingga sepertiganya.

6. Sakit kepala


Makanan obat: kopi, biji labu

Sakit kepala diakibatkan pelebaran pembuluh darah di kepala, dan minuman seperti kopi mungkin dapat meringankannya karena adanya efek menyempitkan pembuluh darah. Sementara, sakit kepala migrain dapat diakibatkan kekurangan magnesium. Sehingga konsumsi makanan tinggi magnesium seperti biji labu mungkin dapat menenangkan saraf dan mengurangi tegang otot yang dialami saat migrain.

Sumber :
prevention

Tidak ada komentar:

Posting Komentar