Social Icons

Selasa, 22 Januari 2013

Viagra Berpotensi Cegah Obesitas


Sildenafil atau yang lebih dikenal dengan merk dagang Viagra diketahui tidak hanya memiliki efek untuk meningkatkan kejantanan para pria di ranjang tetapi juga manfaatnya untuk kesehatan secara umum. Studi terbaru menyebut obat antiimpotensi ini mungkin bisa mencegah obesitas.
Para peneliti menemukan bahwa Viagra dapat mengkonversi sel lemak putih yang tidak diinginkan menjadi lemak krem. Lemak krem tidak akan disimpan terlalu lama di tubuh, melainkan segera dibakar. Inilah yang dapat menghilangkan tumpukkan lemak di tubuh Anda.

Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology ini mengungkapkan bahwa selain berpotensi mengurangi obesitas, zat ini pun dapat mengurangi risiko komplikasi lain yang disebabkan oleh obesitas penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Pemimpin studi Profesor Alexander Pfeifer, dari Universitas Bonn, mengatakan: "Sildenafil tidak hanya mampu meminimalisir masalah ereksi, tetapi juga dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan yang berlebihan."

Pfeifer dan timnya meneliti tentang efek dari Viagra terhadap tikus selama 7 hari. Hasilnya tikus-tikus menjadi resisten terhadap obesitas meskipun telah diberi makan tinggi lemak. "Efek yang cukup menakjubkan," kata peneliti Ana Kilic.

Peneliti sangat berharap hasil penelitian ini dapat berpotensi untuk melawan obesitas. Selain itu perkembangannya diharapkan dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker dan diabetes.

Meskipun demikian, para peneliti mengakui bahwa penelitian ini masih skala laboratorium, sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut. Tim mengatakan implikasi akan perlu dibuktikan dalam studi tambahan. "Kami sedang dalam tahap penelitian dasar, dan semua studi telah secara eksklusif dilakukan pada tikus," ujar Pfeifer.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar