Social Icons

Jumat, 30 November 2012

Kekuasaan dan Status Mempengaruhi Senyuman

shutterstock
Kompas.com - Tersenyum dan mendapatkan balasan senyuman, bahkan dari orang yang belum kita kenal, bisa membuat hati menjadi cerah. Tetapi ternyata kecenderungan seseorang untuk merespon senyuman tergantung dari posisi atau status kekuasaan mereka.
Penelitian yang dipimpin oleh Evan Carr dari University of California ini melibatkan 55 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok. Peserta dalam kelompok satu diperintahkan untuk menulis esai menggambarkan peristiwa yang baik dalam hidup mereka, sementara kelompok dua menulis tentang pengalaman negatif. Para peneliti menginstruksikan relawan untuk menulis esai sebagai cara untuk memicu munculnya perasaan positif maupun negatif.
Relawan juga disambungkan ke monitor untuk mengukur stimulasi elektrik dari wajah mereka ketika menulis esai. Monitor mengukur ygomaticus majo yang mengontrol gerakan bibir yang berhubungan dengan senyuman, dan corrugator supercilii yang mengontrol kerutan kening di alis. Selain itu, para relawan juga dipertontonkan video orang yang memiliki kekuasaan tinggi dan orang yang dianggap memiliki status rendah.
Penelitian yang dipublikasikan pada konferensi Society of Neuroscience ini mengungkapkan bahwa orang-orang yang merasa lebih memiliki kekuatan cenderung untuk tersenyum sebagai respon kepada senyum seseorang jika orang yang tersenyum itu dianggap kurang berkuasa atau statusnya lebih rendah.
Sebaliknya, jika seseorang yang tersenyum itu dianggap lebih berkuasa, maka mereka tidak merespon senyumnya. Orang-orang yang menganggap diri mereka kurang berkuasa memiliki kecenderungan untuk merespon senyuman pada siapa pun.
Carr percaya orang yang tersenyum kembali pada orang lain sebagai cara untuk menampilkan status mereka sendiri. Orang-orang yang menahan senyum pada orang lain yang mereka dianggap lebih kuat adalah cara untuk menghindari sangkaan sikap pamer.
Sementara orang yang menganggap dirinya kurang kuat tersenyum kembali sebagai cara untuk menunjukkan penyerahan. Selain itu, Carr menemukan bahwa orang cenderung akan mengerutkan kening kembali kepada orang yang mengerutkan kening kepadanya, terlepas dari kekuasaan maupun statusnya.


Sumber :
»»  READMORE...

Kadal Ini Mampu Atasi Perubahan Iklim



AnoleAnnals Anolis cristatellus



KOMPAS.com - Dari sebuah studi yang dilakukan oleh Manuel Leal, peneliti dari Duke University, Amerika Serikat dan timnya, diketahui bahwa kadal khas Puerto Rico yakni Anolis cristatellus (A.cristatellus) kini telah beradaptasi dengan udara yang lebih sejuk di Miami.

Hasil studi yang dipublikasikan di jurnal The American Naturalist tersebut juga mengindikasikan bahwa kadal yang bersangkutan kemungkinan mampu mentolerir variasi temperatur yang diakibatkan oleh perubahan iklim. “Kami tidak mengatakan bahwa perubahan iklim bukanlah masalah bagi para kadal. Itu merupakan masalah besar,” kata Leal.

“Namun, temuan kali ini mengindikasikan bahwa fisiologi thermal dari kadal tropis lebih mudah berubah dibandingkan yang diperkirakan,” ucapnya.

Sebelum ini, para ilmuwan yakin bahwa berhubung kadal merupakan hewan berdarah dingin, maka mereka tidak akan mampu mentolerir atau beradaptasi dengan temperatur yang lebih dingin. Namun, manusia telah membawa A. cristatellus yang merupakan kadal asli Puerto Rico ke kawasan Miami pada sekitar tahun 1975 lalu.

Padahal, rata-rata suhu di Miami mencapai sepuluh derajat Celcius lebih rendah dibandingkan dengan suhu rata-rata di Puerto Rico. Meski temperatur rata-rata di musim panasnya relatif sama. Dan ternyata, kadal tersebut mampu bertahan hidup.

Dalam studi kali ini, Leal dan rekannya menangkap A.cristatellus dari kawasan Pinecrest, Miami dan juga dari timur laut Puerto Rico. Mereka membawa kadal-kadal itu ke lab mereka di North Carolina, memasukkan termometer ke kloaka kadal dan mendinginkan udara ke beberapa titik temperatur.

Peneliti kemudian memantau betapa para kadal dengan mudah membalikkan tubuh mereka setelah mereka diterlentangkan. Kadal dari Miami membalikkan tubuh mereka pada temperatur tiga derajat lebih dingin dibandingkan dengan kadal dari Puerto Rico.

Menurut Leal, hewan yang membalikkan tubuh pada temperatur yang lebih rendah memiliki toleransi terhadap temperatur dingin yang lebih baik dan kemampuan ini kemungkinan sangat bermanfaat saat temperatur udara menurun. “Sangat mudah bagi kadal untuk membalikkan tubuh mereka saat mereka tidak kedinginan atau kepanasan,” ucapnya.

Namun, saat suhu udara menjadi semakin dingin, kemampuan membalikkan tubuh itu menurun. Dan sampai titik tertentu, mereka tak lagi mampu membalikkan tubuhnya. Di titik ini, yang disebut juga dengan “critical temperature minimum”, para kadal tidak mati. Mereka hanya kehilangan kontrol terhadap koordinasi tubuh mereka.

“Kasusnya sama seperti manusia yang mengalami hipotermia dan mulai kehilangan keseimbangan atau tak mampu berjalan,” kata Leal. “Temperatur tubuh terlalu rendah sehingga membuat otot tak mampu bekerja dengan normal,” ucapnya.

Yang menarik, evolusi biasanya terjadi dalam hitungan beberapa ratus, ribu, atau jutaan tahun. Namun, waktu 35 tahun yang dibutuhkan oleh kadal Puerto Rico agar mampu beradaptasi dengan suhu yang lebih dingin merupakan waktu yang sangat singkat. “Kita bisa menyaksikan perubahan evolusi ini dalam masa hidup kita,” ucap Leal.

Selain itu, Leal menyebutkan, toleransi kadal terhadap udara yang lebih sejuk juga memberikan secercah harapan bagi sejumlah spesies tropis lain. Meski begitu, para ilmuwan belum mengetahui seberapa cepat mereka mampu bertoleransi terhadap temperatur yang semakin tinggi, yang merupakan konsekuensi lain dari perubahan iklim, dan berevolusi.

Saat ini, selain melakukan uji coba terhadap spesies kadal lain dalam menghadapi udara dingin, Leal dan timnya juga bereksperimen terkait toleransi para kadal dalam menghadapi suhu panas. (Abiyu Pradipa/National Geographic Indonesia)

Sumber :
National Geographic Indonesia
»»  READMORE...

Ular Baru, Tubuh Cacing Kepala Raksasa

Omar Torres-Carjaval Imantodes chocoensis


QUITO, KOMPAS.com - Para biolog menemukan spesies baru ular yang unik. Ular tersebut memiliki tubuh sangat ramping tapi berkepala gemuk. Metaforanya, ular ini punya tubuh cacing dengan kepala raksasa.

Ular tersebut adalah anggota genus Imantodes. Sejauh ini, genus tersebut terdiri dari 6 jenis ular. Dengan penemuan ini, anggota genus bertambah menjadi 7 jenis. Spesies yang baru saja ditemukan diberi nama Imantodes chocoensis, berdasarkan nama hutan Choco di timur laut Ekuador.

Keunikan ular ini dibanding jenis lainnya adalah absennya sisik loreal. Pada spesies lain dari genus Imantodes, sisik loreal terdapat pada kepala. Namun, pada jenis Imantodes chocoensis, sisik itu tak dijumpai.

Yang juga mengejutkan, jenis baru ini ditemukan di wilayah yang jauh dari distribusi biasanya. Jenis ini ditemukan di wilayah hutan hujan tropis Amazon di Andes. Sementara, kerabat terdekatnya, Imantodes lentiferus, hidup di wilayah Amazon yang terpisah oleh gunung.

"Salah satu penjelasan yang mungkin dari distribusi yang terpisah antara spesies baru dan kerabat terdekatnya adalah terbaginya moyang populasi menjadi dua, yang masing-masing berevolusi menjadi spesies yang berbeda, satu di wilayah Choco dan satu lagi di wilayah Amazon lain," kata Omar Torres -Carvajal dari Museo de Zoología QCAZ seperti dikutip Mongabay, Rabu (28/11/2012).

Saat ini, 90 persen ekosistem di Choco, tempat spesies baru ini ditemukan, telah rusak. Peneliti belum mengetahui status ular jenis baru ini, apakah memang terancam punah.
Sumber :

»»  READMORE...

7 Makanan Terbaik untuk Pencernaan

shutterstock



Kompas.com - Dalam memilih makanan terbaik untuk kesehatan pencernaan, mungkin yang terpenting adalah makanan itu tidak menyebabkan gejala atau keluhan apa pun. Dengan kata lain, makanan yang bagus itu bisa membuat proses pencernaan lebih mudah.

Apa saja makanan yang bagus dan makanan yang sebaiknya dihindari demi pencernaan sehat? Berikut saran dari para ahli.

Terbaik

1. Sayur dan buah
Makanan ini adalah sumber serat yang akan melancarkan proses pencernaan dan pembuangan. Sebaiknya kita mengonsumsi serat 20 - 30 gram setiap hari atau setara dengan 5-7 sajian buah dan sayur.

2. Biji-bijian utuh
Sumber makanan biji-bijian utuh antara lain beras merah dan gandum. Namun nasihat ini mungkin tidak berlaku untuk mereka yang punya penyakit kronik seperti sakit celiac atau sensitif pada gluten.

3. Pisang
Pada dasarnya semua jenis buah bagus untuk pencernaan, tetapi pisang sangat dianjurkan karena tidak mengiritasi perut. Buah ini juga disarankan untuk mereka yang sedang menderita diare atau mual dan muntah.

4. Air
Konsumsi air yang cukup sangat diperlukan untuk membantu pencernaan sehat.

5. Jahe
Herbal dan rempah seperti jahe, pepermint, atau turmeric adalah sahabat bagi perut yang sedang bermasalah. Buatlah teh jahe untuk meredakan gangguan pencernaan.

6. Sumber probiotik
Probiotik mengandung bakteri baik yang akan mengembalikan keseimbangan bakteri jahat di usus. Sebaiknya pilih produk yang mengandung bakteri hidup seperti yogurt dan kefir.

7. Sumber prebiotik
Prebiotik adalah sumber makanan probiotik yang diperlukan untuk bakteri baik. Prebiotik ditemukan pada biji-bijian utuh, bawang, asparagus, dan kacang lentil.

Sebaliknya, hindari makanan yang akan memicu gejala refluks dan rasa nyeri di tenggorokan seperti makanan pedas, alkohol, kafein, soda, atau mengandung lemak jenuh tinggi.



Sumber :
huffingtonpost
»»  READMORE...

Kafein Bantu Bakar Kalori Lebih Banyak

shutterstock


Kompas.com- Cara utama untuk meningkatkan metabolisme dan membakar kalori lebih banyak tentunya adalah dengan berolahraga. Tetapi ada hal lain yang bisa membantu Anda, salah satunya adalah kafein.

Kafein adalah stimulan, dan stimulan cenderung meningkatkan kalori yang dibakar. Selain itu konsumsi kafein juga akan meningkatkan pasokan energi sehingga kita jadi lebih banyak bergerak. Kafein juga menyebabkan perubahan metabolik di tubuh yang memicu pembakaran kalori.

"Penelitian lampau juga menunjukkan 250 miligram kafein yang dikonsumsi dengan makanan akan meningkatkan kalori yang dimetabolisme sampai 10 persen," kata Jamie Pope, pengajar bidang nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing.

Meski jumlahnya tampak kecil, tetapi jika dilakukan terus efeknya bisa lumayan. Misalnya saja 75 kalori setiap hari dalam sebulan berarti lebih dari 2.100 kalori.

Manfaat pembakar kalori itu sebaiknya didapatkan dari sumber yang baik seperti teh hijau atau teh hitam yang kandungan lainnya melebihi efek buruk dari kafein.

Sebuah penelitian menunjukkan polifenol yang terdapat dalam teh hijau memiliki kandungan pembakar kalori lebih tinggi daripada yang bisa dilakukan kafein. Selain itu teh juga mengandung zat-zat yang akan menghambat penyerapan karbohidrat.

Dengan sederet manfaat tersebut, tentu lebih bijak jika kita memilih teh untuk membantu meningkatkan pembakaran kalori ketimbang minuman lain.


Sumber :
»»  READMORE...

Jaring Laba-laba Bisa Tangkal Hama

shutterstock ILUSTRASI: Salah satu jejaring Laba-laba Darwin ditemukan membentang selebar 25 meter di sebuah sungai di Madagascar.

OHIO, KOMPAS.com — Studi yang dilakukan ilmuwan Miami University di Hamilton, Ohio, menyatakan bahwa jaring laba-laba bisa berfungsi sebagai penangkal hama.

Ann Rypstra, pakar ekologi evolusi dari universitas tersebut, melakukan uji keampuhan jaring laba-laba itu pada dua spesies hama yang menyebar di Amerika Utara dalam setengah abad terakhir, yaitu Kumbang Jepang (Popillia japonica) dan Kumbang Meksiko (Epilachna varivestis).
Kemampuan jaring laba-laba menangkal hama diuji pada tanaman kacang hijau (Phaseolus vulgaris). Peneliti membandingkan efektivitas dua jenis jaring, satu dari sutra ulat (Bombyx mori) dan satu lagi dari laba-laba jenis Tetragnatha elongata. Riset dilakukan di lab dan di lapangan.

Di laboratorium, kedua jenis jaring-jaring mengurangi serangan hama secara total. Sementara di lapangan, jaring laba-laba mengurangi serangan hama sebanyak 50 persen, sementara dari ulat sutra mengurangi serangan hama sebesar 10-20 persen.

"Riset ini menunjukkan bahwa jaring sutra itu berfungsi sebagai sinyal bagi para kumbang bahwa bahaya ada di dekatnya," ungkap Rypstra seperti dikutip Livescience, Kamis (29/11/2012).

Rypstra menuturkan, fakta tersebut bisa menjadi inspirasi penanganan hama di masa depan. Untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida, jaring laba-laba bisa berpotensi mengontrol hama secara biologis.
Sumber :
LiveScience
»»  READMORE...

7 Kiat Menjaga Kebersihan Miss V






shutterstock


KOMPAS.com — Menjaga supaya vagina selalu dalam kondisi bersih, kering, dan bebas penyakit sangat penting untuk kesehatan reproduksi. Apa saja yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan area intim wanita ini?

1. Jaga tingkat keasamannya

Vagina yang sehat memiliki tingkat keasaman sendiri, yakni 3,5, dan mengandung sejumlah bakteri baik yang melindungi dari infeksi. Hindari melakukan cuci vagina dengan larutan kimiawi (douching) karena bisa mengurangi keseimbangan keasaman. Jika vagina berbau menyengat, periksakan ke dokter untuk mencari penyebabnya.

2. Lakukan seks aman
Sebagian penyakit menular seksual, seperti HIV atau herpes genital, tidak ada obatnya. Sementara human papillomavirus penyebab kutil genital dikenal sebagai pemicu kanker. Karena itu, praktikkan hubungan seks yang aman, yakni dengan tidak berganti pasangan atau selalu menggunakan kondom.

3. Segera obati infeksi

Ada tiga jenis infeksi vagina yang banyak diderita, yakni infeksi jamur, bacterial vaginosis, dan trichomoniasis, yang ditularkan lewat hubungan seks. Ketiganya bisa diobati dengan obat oral atau topikal yang bisa didapatkan di dokter. Jangan menunda pemeriksaan jika Anda merasa ada ketidaknyamanan pada area intim tersebut.

4. Cukup lubrikasi

Lubrikasi atau pelumasan adalah hal yang penting pada saat penetrasi. Tanpa lubrikasi yang baik, kulit di labia dan vagina bisa mengalami iritasi, panas, bahkan terkelupas. Sebenarnya cairan lubrikasi akan muncul dengan alamiah jika seorang wanita mendapat perangsangan yang cukup, tetapi sebagian wanita mengalami masalah kekeringan. Sebagai gantinya, gunakan lubrikasi buatan yang berbahan dasar air untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan.

5. Pilih pakaian dalam yang nyaman

Vagina harus selalu dalam kondisi bersih dan kering, dan apa yang kita kenakan ikut memengaruhinya. Beberapa jenis kain dan model pakaian dalam bisa meningkatkan panas dan kelembaban sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan infeksi. Gunakan pakaian dalam berbahan katun dan berpori di siang hari dan hindari model thongs.

6. Basuh dengan benar

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dari bagian anus ke vagina, selalu lakukan pembilasan dari arah depan ke belakang setelah kita buang air. Gantilah pembalut setiap 2-3 jam sekali saat haid. Di saat sedang tidak haid, hindari menggunakan pantyliner karena akan meningkatkan kelembaban.

7. Cek teratur

Setiap wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan ginekologi sejak usia 21 tahun atau dalam periode tiga tahun setelah aktif secara seksual. Dokter kandungan dan ginekologi dilatih untuk mendiagnosis penyakit dan kelainan yang bisa mengganggu kesehatan vagina dan organ reproduksi.


Sumber :
Everyday Health
»»  READMORE...

Waspada Kadar Garam dalam Keju






shutterstock


KOMPAS.com — Keju termasuk dalam produk makanan yang direkomendasikan para ahli gizi karena kandungan protein, vitamin, dan kalsiumnya. Namun, Anda sebaiknya berhati-hati memilih keju karena ternyata banyak sekali produk yang mengandung garam tinggi.

Dalam sebuah analisis terhadap 722 keju yang dilakukan oleh kelompok Consensus Action on Salt and Health (Cash), ditemukan banyak produk keju seukuran 30 gram yang mengandung garam lebih tinggi dari sekantong keripik.

Keju yang mengandung garam paling tinggi adalah keju Roquefort yakni 1,06 gram garam per 30 gram, diikuti dengan keju feta dan halloumi. Sementara itu, keju yang kandungan garamnya paling rendah adalah mozzarella, emmental, dan wensleydale.

Analisis tersebut dilakukan pada 30 jenis keju dari 7 supermarket besar di Inggris selama bulan November 2012.

Makanan yang mengandung garam dalam jumlah tinggi sebaiknya dihindari karena bisa meningkatkan risiko hipertensi. Asupan garam yang direkomendasikan setiap hari tidak lebih dari 6 gram atau sekitar 6 sendok teh.

Menanggapi hasil temuan Cash tersebut, dr Judith Bryans, Direktur Dairy Council, mengatakan, garam adalah bagian penting dalam proses pembuatan keju. Garam tersebut tidak ditambahkan untuk menambah rasa, tetapi karena alasan teknik dan keamanan.

"Perusahaan pembuat keju sudah melakukan upaya untuk mengurangi kadar garam dalam produk mereka," kata Bryans.

Menteri Kesehatan Inggris, Anna Soubry, mengatakan bahwa pemerintah akan mendiskusikan dengan pihak industri agar mereka mau menurunkan kadar garamnya. Skema pelabelan tunggal juga akan dilakukan untuk memudahkan konsumen membandingkan kandungan nutrisi tiap produk.


Sumber :
»»  READMORE...

Waspadai Kandungan Berbahaya Herbal China

shutterstock
Ilustrasi
KOMPAS.com — Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan menyebutkan bahwa bahan herbal yang biasa dipakai dalam pengobatan China ternyata meningkatkan risiko gagal ginjal dan kanker kandung kemih pada para ahli herbal atau herbalis profesional.

Herba seperti fang chi, tanaman yang mengandung asam aristolochic, sebenarnya sudah dilarang pada tahun 2003. Herbal tersebut diketahui menjadi penyebab kanker dan gagal ginjal pada para herbalis yang setiap harinya meracik herbal tersebut.

"Ini adalah studi pertama yang melihat sekelompok pekerja yang terpapar asam aristolochic," kata ketua peneliti Dr Hsiao-Yu Yang, profesor di Tzu Chi University, Taiwan.

Penelitian sebelumnya juga telah menyebutkan, para herbalis berisiko tiga kali lipat menderita kanker sistem saluran kencing dibanding dengan populasi umum. Namun, dalam studi itu tidak disebutkan penyebab spesifiknya.

Dalam penelitiannya, tim yang dipimpin oleh Yang menggunakan data nasional yang mencatat 6.564 herbalis China yang bekerja di Taiwan antara tahun 1985 dan 1998. Pada tahun 2002, para herbalis itu disurvei mengenai proses pengobatan, termasuk penggunaan fang chi dalam praktiknya.

Dalam kurun waktu penelitian itu, 24 herbalis terkena kanker saluran kencing, termasuk ginjal, kandung kemih, dan uretra. Para herbalis yang mengemas atau menjual fang chi risikonya terkena kanker tersebut 2,6 kali lebih besar dibanding herbalis yang tidak memakai fang chi.

Herbal yang mengandung asam aristolochic dinyatakan berbahaya dan terlarang oleh US Food and Drug Administration pada tahun 2001. Sementara di Eropa baru pada tahun 2004 peringatan serupa dikeluarkan. Tetapi, di internet penjualan herbal tersebut masih marak karena di China dan banyak negara lain masih dinyatakan legal.

Menanggapi hasil penelitian ini, Mikel Aickin, editor BMC Complementary and Alternative Medicine, mengatakan, sampel dalam penelitian itu sangat kecil. Ia mengatakan, sulit menentukan apakah herbal fang chi itu memang yang menyebabkan kanker.

Fang chi pada umumnya dipakai untuk mengobati rematik dan bengkak, tetapi asam aristolochic sendiri ditemukan dalam banyak suplemen makanan dan pengobatan alternatif.

"Ini bisa menjadi penyakit global. Sekarang mungkin belum disadari, tapi dalam waktu dua sampai tiga tahun mendatang akan banyak penelitian yang mengaitkan paparan herbal," kata Graham Lord, ahli ginjal dari King's College London.

Ia menjelaskan, dokter mungkin tidak akan langsung mengaitkan penyakit ginjal dengan herbal atau suplemen yang mengandung asam aristolochic. "Memang sulit mendiagnosisnya karena tidak ada tes yang bisa dilakukan dengan mudah," katanya.

Untuk mempermudah diagnosis, Lord dan timnya kini sedang membuat daftar panduan bagi para dokter untuk menentukan apakah pasien gagal ginjal atau kanker saluran kencing disebabkan oleh asam aristolochic atau bukan.
Sementara itu, sebaiknya kita lebih waspada dalam memilih produk herbal atau suplemen.


Sumber :
»»  READMORE...

Polusi Tingkatkan Risiko Autisme

SHUTTERSTOCK


Kompas.com - Anak-anak yang sejak di dalam kandungan sampai usia setahun terpapar polusi udara dari jalan raya atau sumber lainnya lebih beresiko menderita autisme dibanding dengan anak yang paparan polusinya lebih rendah.

Para peneliti mengungkapkan, zat-zat kimia dalam polutan akan memicu perubahan genetik kepada kondisi autisme. Meski tidak menyebabkan autisme secara langsung, tetapi hal tersebut meningkatkan risiko.

"Ada bukti bahwa sistem imun berkaitan dengan autisme dan polusi berpengaruh dengan cara yang sama," kata ketua peneliti Heather Volk, asisten profesor dari Universitas Southern California, di Los Angeles, AS.

Dalam penelitiannya, Volks dan timnya menganalisa kaitan antara paparan polusi udara pada 279 anak autis yang dibandingkan dengan 245 anak sehat. Anak-anak itu berpartisipasi dalam studi mengenai risiko autis, genetik dan lingkungan.

Untuk mengukur tingginya paparan polusi pada anak, para peneliti mewawancarai ibu mereka. Sementara kadar polusi udara didapatkan dari data kualitas air U.S Environmental Protection Agency.

Anak-anak yang terpapar polusi dalam kadar tinggi selama di kandungan beresiko dua kali lebih besar menderita autisme dibanding dengan anak yang paparannya rendah. Sementara itu anak yang terpapar polutan sejak lahir sampai usia setahun, terutama polusi jalan raya, beresiko 3 kali lebih besar mengembangkan autisme.

Kaitan paling kuat diduga terdapat pada nitrogen dioksida atau yang lebih dikenal dengan smog (kabut yang mengandung zat-zat pencemar udara).

Racun-racun dari lingkungan itu menyebabkan ketidaknormalan pada fungsi sistem imun yang dikaitkan dengan autisme. Menurut Geraldine Dawson, pakar autisme, beberapa riset menunjukkan pada penderita autisme ditemukan adanya sistem imun yang abnormal.


Sumber :
Everyday Health
»»  READMORE...

Suku Maya Memasak dengan Bola Lempung

Stephanie Simms Bola lempung digunakan suku Maya untuk memasak.


MEXICO CITY, KOMPAS.com - Penelitian oleh tim Instituto Nacional de Antropología e Historia (INAH) dan Millsaps College mengungkap bagaimana suku Maya menjalani kehidupan sehari-harinya, terumata memasak. Mereka ternyata memasak menggunakan bola lempung.

Kesimpulan itu diperoleh berdasarkan hasil ekskavasi di Escalera al Cielo, Yucatan. Sebanyak 77 bola lempung dan 912 fragmen yang lebih kecil ditemukan. Berdiameter 2,5 - 5 cm, bola itu telah berumur 1000 tahun dan memiliki serpihan mikroskopis tepung, biji, akar dan buah.

Publikasi di Journal of Archaeological Science oleh Stephanie Simms sebagai pimpinan riset menyatakan, "Penemuan ini mendukung hipotesis bahwa bola lempung berperan dalam aktivitas dapur suku Maya terkait memasak."

Simms mengatakan, "Ini adalah kali pertama bola lempung yang telah dibakar dipelajari di wilayah suku Maya dan sepengtahuan saya, belum ada yang mempelajari peran bola lempung dalam suku Maya modern."

Sementara Goerge Bey dari Milllsaps College mengatakan, "Studi ini membantu ilmuwan melihat bagaimana suku Maya bekerja di dapur, alat apa yang mereka gunakan dan cara mereka mempersiapkan hidangan."

Dengan teknik mikroskopik dan eksperimen ulang, arkeolog berupaya memahami bagaimana bola lempung itu dibuat. Mereka lalu mengetahui bahwa bola lempung itu dibuat dari sumber daya lokal dan dibuat dengan ukuran standar.

"Mereka membakar bola lempung itu dengan temperatur rendah dan menggunakannya berulang-ulang di dapur," kata Bey seperti diberitakan Discovery, Kamis (29/11/2012). Bola api digunakan secara langsung di alat masak atau dengan menggunakan lubang kecil di tanah.

"Proses memasak ini melibatkan proses menggali lubang, meletakkan batu atau bola lempung, membuat api dan menunggunya membentuk sebuah bara api," tambah Simms. Selanjutnya, daun diletakkan dan makanan dibakar di atasnya.

Peran bola lempung dikenal dalam berbagai kebudayaan masa lalu. Bola lempung juga digunakan untuk memasak di Catalhoyuk di Turki. Selain itu, bahan bakar yang sama juga digunakan di peradaban sungai Missisipi masa lalu.
Sumber :
DISCOVERY
»»  READMORE...

Kamis, 29 November 2012

Tembakau Berpotensi Jadi Sumber Energi Terbarukan

Wikipedia Nicotiana glauca

KOMPAS.com - Sekelompok ilmuwan asal School of Biological Sciences, Inggris, menemukan bahwa salah satu spesies pohon tembakau, yakni Nicotiana glauca mampu memproduksi senyawa yang bisa digunakan sebagai biodiesel. Senyawa ini bisa digunakan secara langsung sebagai bahan bakar atau diproses menjadi produk minyak lainnya.

Yang menarik, pohon ini diketahui dapat tumbuh baik di kondisi yang panas dan gersang. Untuk tumbuh besar, dia tidak butuh tanah yang subur dan bisa hidup di kawasan yang hanya mendapatkan curah hujan 200 milimeter per tahun atau bertemperatur di atas 40 derajat Celsius.

“Ini merupakan faktor penting. Artinya, mengembangbiakkan tanah ini tidak perlu mengorbankan lahan bagi tanaman pangan,” kata Paul Fraser, salah satu peneliti dari School of Biological Sciences. “Saat ini, banyak petani yang mulai khawatir jika mereka harus merelakan sebagian lahan mereka untuk menanam tumbuhan bahan biofuel, dan temuan kami berpotensi mengatasi masalah ini,” ucapnya.

Dari studi awal, diketahui bahwa tanaman tersebut mampu tumbuh di kondisi iklim padang pasir seperti yang biasa ditemukan di Uni Emirat Arab, Afrika Utara, dan kawasan kering di berbagai belahan bumi lainnya.

Tanaman ini juga dipastikan bisa menjadi sumber pemasok bioethanol dan biodiesel, yang bisa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan dalam bentuk aslinya. Namun biasa digunakan sebagai zat aditif untuk mengurangi tinglat partikulasi, karbon monoksida, dan hidrokarbon pada kendaraan bermesin disel.

Menurut data International Energy Agency, biofuel punya potensi besar untuk memenuhi kebutuhan hingga lebih dari seperempat permintaan bahan bakar dunia untuk industri transportasi, pada tahun 2050 mendatang. Uni Eropa telah menyiapkan anggaran sebesar 5,77 juta Euro (sekitar Rp71,8 miliar) untuk melakukan studi lebih lanjut lewat proyek MultiBioPro yang melibatkan mitra dari kalangan industri dan akademis.

Proyek ini bertujuan untuk mendalami pengetahuan terkait proses biologis dan meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan. Harapannya, akan ada teknologi yang dapat mengurangi secara signifikan konsumsi energi berbasis fosil dan pada akhirnya mampu mengurangi emisi gas rumah kaca. (Abiyu Pradipa/National Geographic Indonesia)
Sumber :
National Geographic Indonesia
»»  READMORE...

Jerawat Salah Satu Tanda ADHD?

shutterstock


KOMPAS. com – Apakah jerawat dapat menjadi pertanda seseorang terkena Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)? Seorang psikiater Kanada dalam studinya menunjukkan bahwa orang dengan jerawat secara substansial lebih cenderung memiliki ADHD dibandingkan orang dengan masalah kulit lainnya.

ADHD adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Ada dua aspek utama dalam ADHD, yaitu kesulitan untuk memusatkan perhatian dan kebiasaan hiperaktif (perilaku yang tidak bisa diam) – impulsif (kesulitan untuk menunda respon atau tidak sabar)

"Jerawat pasien harus diteliti lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya tanda-tanda ADHD. Hal ini tentu didukung ketika anak mengeluh tentang sulit berkonsentrasi dan impusif," kata Madhulika A. Gupta, MD, dari University of Western Ontario di London, sekaligus peneliti American Academy of Dermatology.

"Para anak atau remaja dengan jerawat yang menderita ADHD memang tidak akan terlihat berbeda dari anak atau remaja dengan jerawat yang tidak menderita ADHD. Namun jika ditanyai apakah mereka memiliki kesulitan berkonsentrasi di sekolah, jawabannya akan menjadi pasti ya,” tambahnya.

Jerawat dan ADHD

Gupta juga menyatakan, sudah ada penelitian sebelumnya yang  mengaitkan jerawat dengan sejumlah masalah kejiwaan, termasuk depresi dan gangguan makan. Namun belum ada yang telah memeriksa kemungkinan hubungan antara jerawat dan ADHD.

Sehingga Gupta dan rekan-rekannya meneliti data pada hampir 950 juta kunjungan dokter untuk kondisi kulit antara 1995 dan 2008, untuk melihat apakah ada kunjungan yang berhubungan dengan ADHD. Dari total data kunjungan, ternyata ada lebih dari 100 juta kunjungan yang melibatkan diagnosis jerawat dan hampir 175 juta kunjungan yang melibatkan eksim atopik, yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan merah, kulit gatal, kering.

Gupta mengatakan, penyakit kulit lain yaitu eksim atopik dipilih sebagai pembanding karena keduanya biasanya dimulai pada masa kanak-kanak. Rata-rata usia pasien dengan ADHD dan jerawat dipelajari adalah 15 tahun, dan usia rata-rata pasien dengan ADHD dan eksim atopik adalah 11 tahun.

Hasil kajian menunjukkan, kunjungan ADHD yang melibatkan diagnosis jerawat 6,3 kali lebih banyak daripada diagnosis penyakit kulit lainnya. Sedangkan untuk eksim atopik adalah sebanyak 5,6 kali lebih banyak.

Hanya kebetulan?
Namun peneliti lain mengatakan temuan ini mungkin hanya kebetulan.

"Jerawat adalah problem umum yang dialami remaja. Sedangkan ADHD juga terjadi di kalangan remaja. Sehingga bisa saja ini hanyalah kebetulan,” ujar Zoe D. Draelos, MD, profesor dermatologi di konsultasi Duke University School of Medicine di Durham, NC.



Sumber :
»»  READMORE...

Terbukti, Ada Es di Merkurius

NASA Bagian berwarna merah adalah kutub utara Merkurius. Wahana Messenger membuktikan bahwa es ada di wilayah itu.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Tim ilmuwan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan bahwa berdasarkan hasil observasi terbaru dengan wahana antariksa Messenger, Merkurius terbukti memiliki air dalam bentuk es.

"Data terbaru mengindikasikan adanya air dalam bentuk es di bagian kutub Merkurius, menyebar di area seluas Washington dan memiliki ketebalan lebih dari 3,2 km," kata David Lawrence, peneliti NASA yang turut andil dalam riset ini.

Temperatur Merkurius bisa mencapai 427 derajat Celsius. Namun, di wilayah kutub utara yang karena kemiringan sumbu Merkurius tak mendapatkan sinar Matahari, temperatur tergolong rendah sehingga memungkinkan adanya es.

Es di kutub utara Merkurius terdapat mulai dari koordinat 85 derajat lintang utara Merkurius. Sementara, lapisan es tipis bisa menyebar hingga koordinat 65 derajat lintang utara. Ilmuwan juga percaya bahwa kutub selatan Merkurius memiliki es, namun observasi belum dimungkinkan.

Adanya es di Merkurius telah diduga sejak tahun 1991. Saat itu, teleskop di Puerto Rico menemukan adanya bagian yang berwarna terang di kutub planet terdekat dari Matahari itu. Es juga kadang ditemukan di wilayah yang berdasarkan observasi tahun 1970an merupakan kawah raksasa.

Citra Messenger terbaru mengonfirmasi bahwa bagian berwarna terang itu berada di wilayah dengan suhu rendah yang memungkinkan adanya es. Instrumen spektrometer netron pada MESSENGER menganalisa konsentrasi hidrogen, bagian dari air, dan menemukan bahwa air dalam bentuk es memang ada.

Studi mengungkap bahwa di wilayah yang paling dingin, lapisan air ada di atas. Namun, di wilayah yang lebih hangat dimana, es dilapisi oleh material gelap (isolator panas) yang memiliki kadar hidrogen lebih rendah.

David Paige dari NASA yang juga terlibat di riset ini menyatakan, material gelap itu adalah kunci untuk memahami bagaimana air bisa sampai di Merkurius. Menurutnya, material gelap itu terdiri dari senyawa organik yang berasal dari komet ataupun asteroid yang menumbuk Merkurius.

Sea Solomon, pimpinan riset yang juga astronom di Lamont-Doherty Earth Observatory, Columbia University, mengatakan, "Lebih dari 20 tahun kami bertanya-tanya apakah planet terdekat dari Matahari memiliki es di kutubnya. Messenger memberikan jawaban pasti."

Namun, Solomon juga mengungkapkan bahwa Messenger memberikan pertanyaan baru. "Apakah material gelap di kutub sebagian besar terdiri atas senyawa organik? Apa reaksi kimia yang telah dialami material itu?"

"Adakah wilayah di Merkurius yang memiliki baik air dalam bentuk cair maupun senyawa organik? Hanya dengan penelitian lanjut tentang Merkurius kita bisa berharap mencapai kemajuan dalam menjawab pertanyaan itu," tambah Solomon seperti dikutip AFP, Kamis (29/11/2012).

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Science Express Kamis kemarin. Messenger telah meneliti Merkurius sejak tahun 2011. Pada tahun 2014 dan 2015, Messenger akan melayang lebih dekat di Merkurius sehingga memungkinkan observasi lebih detail.
Sumber :
AFP
»»  READMORE...

Perut Buncit Bikin Rentan Patah Tulang





shutterstock
KOMPAS.com – Memiliki timbunan lemak yang berlebihan khususnya di bagian perut sungguh tidak disarankan baik pria maupun wanita. Selain akan membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit degeneratif, perut buncit juga akan membuat seseorang menjadi rentan terhadap cedera.

Sebuah penelitian menunjukan pria dengan obesitas dan perut buncit lebih berisiko memiliki tulang lemah dan mengalami patah tulang dibandingkan pria berberat badan normal hingga sebatas gemuk.

Penelitian sebelumnya menyatakan, lemak pada perut berakibat buruk untuk tulang perempuan. Selanjutnya ditemukan pula kaitan pria obesitas dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang tidak mengalami obesitas. Peneliti dari Havard juga ingin mengetahui jenis lemak pada pria yang berpengaruh terhadap berkurangnya kekuatan tulang.

Miriam Bredella, MD, seorang radiolog di Massachusetts General Hospital dan profesor radiologi di Harvard Medical School menuturkan, “Kami menemukan bahwa pria obesitas dengan lemak perut yang berlebih memiliki tulang  yang lebih rapuh dibandingkan pria gemuk.”

Meskipun begitu, belum dapat dipastikan lemak perutlah yang menyebabkan kelemahan tulang pada pria. “Pria perlu memerhatikan masalah perut buncit sebagai faktor yang memperbesar resiko berbagai penyakit, selain penyakit jantung dan diabetes, ternyata juga tulang keropos,” kata Bredella pada pertemuan tahunan yang diadakan oleh Radiological Society, Amerika Utara, Kamis lalu (28/11/2012).

Menurut Thomas Link, MD, profesor radiologi di University of California, San Francisco, selama bertahun-tahun, obesitas dan lemak tubuh dianggap menambah kualitas tulang. Seseorang yang bertubuh gemuk dipercaya memiliki tulang yang kuat dan berisiko rendah terkena osteoporosis dan penyakit tulang lainnya.

Namun keyakinan itu ternyata keliru setelah ditemukan bahwa obesitas justru meningkatkan risiko patah tulang. Hal ini, lanjut Link, berkaitan pula dengan hasil dua riset sebelumnya yang menyatakan ada hubungan lemak tubuh dengan kepadatan tulang yang rendah.

Link yang tak terlibat dalam penelitian, menilai temuan ini membuat riset tentang obesitas dan risiko patah tulang selangkah lebih maju. "Ini menunjukkan bahwa pasien obesitas dengan jumlah lemak yang banyak di sekitar usus dan hati memiliki kekuatan dan kualitas tulang yang lebih rendah, dan berisiko besar patah tulang dan osteoporosis," ujarnya.

Bredella menyatakan, riset ini mengindikasikan semakin banyak timbunan lemak di perut, semakin rapuh kekuatan tulang pada seorang pria.  Secara keseluruhan, timnya memprediksi bahwa risiko pria obesitas dengan perut buncit terkena osteoporosis dan patah tulang 25% lebih tinggi daripada mereka yang perutnya tidak buncit.  Selain itu, ada hubungan kuat antara besarnya massa otot dan meningkatnya kekuatan tulang. Sedangkan indeks massa tubuh (BMI) tidak berkaitan dengan kekuatan tulang.

Lalu apa yang perlu dilakukan jika sudah kadung punya perut buncit?

Menurut Bredella, bentuk tubuh yang cenderung gemuk bisa jadi dipengaruhi faktor genetika atau keturunan. Hal ini justru menjadi alasan bagi seseorang untuk tidak perlu lagi menambah berat badan, sehingga perut buncit dapat dihindari.  Ada beberapa bentuk aktivitas yang menjadi solusi bagi mereka yang punya kecenderungan gemuk.

“Latihan fisik seperti jalan cepat dan aerobik bisa menjadi olahraga yang baik untuk kekuatan tulang. Selain itu angkat beban dan naik turun tangga juga dapat bermanfaat,” jelasnya.


Sumber :
»»  READMORE...

Hujan Diprediksi Munculkan Ribuan Fosil Purba Sangiran


 
KOMPAS/LASTI KURNIA Mulai dari replika hingga fosil tengkorak manusia purba Sangiran hadir di tengah pusat perbelanjaan modern Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (15/11/2012). Selain fosil manusia purba, ditampilkan juga fosil hewan purba dan berbagai peralatan dari masa silam. Koleksi tersebut berasal dari Museum Manusia Purba Sangiran, Sragen, Jawa Tengah, sebagai upaya memperkenalkan sejarah kepada generasi muda.

KOMPAS.com - Ribuan fosil purba di Sangiran yang masih terpendam di dalam tanah dimungkinkan akan muncul ke permukaan. Hal ini bisa terjadi karena struktur tanah di Sangiran yang mudah tererosi dan patah ketika musim hujan tiba.

"Saat ini fosil yang ditemukan masih sekitar 20 persen, sedangkan sisanya masih terpendam di dalam tanah. Sangat dimungkinkan sekali ketika musim hujan tiba, fosil-fosil ini akan tergali sendiri ke permukaan," papar Kepala Seksi Pengembangan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran Rusmulia Ciptadi, di sela-sela acara Pameran Museum Manusia Purba di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (29/11).

Sangiran yang dideklarasikan sebagai situs manusia purba oleh Van Konigswald pada 1934 silam merupakan daerah dengan karateristik tanah yang unik. Tanah Sangiran berasal dari endapan abu vulkanis, material lahar dari Gunung Lawu Purba dan Gunung Merapi Purba.

Ketika hujan, tanah ini mudah tererosi dan membentuk endapan. Saat itulah, fosil-fosil akan terangkat dengan sendirinya ke permukaan. Kekhasan lainnya adalah ketika terangkat di permukaan, fosil-fosil ini masih awet.

Rusmulia menjelaskan, fosil yang terpendam ini tersebar di 22 desa yang mencakup Kabupaten Sragen dan Karanganyar, Jawa Tengah. Fosil ini bisa mencakup manusia, binatang, serta fauna, ditambah dengan alat berburu mereka.

"Penemuan terakhir adalah penemuan kaki gajah. Kami masih menanti penemuan-penemuan berikutnya karena Sangiran tidak akan pernah mati," tambahnya.

Tiga museum baru di Sangiran

Dalam pengembangan situs Sangiran, pada tahun 2014 akan dibangun tiga museum baru di luas area 56 kilometer persegi yang tersebar di 22 desa. Tiga museum ini adalah klaster Dayu (penelitian arkeologi mutakhir), klaster Ngebung (sejarah penemuan), dan klaster Bukuran (history of Java Man).

Budi Sancoyo, Kasubag Tata Usaha Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran menjelaskan, museum ini lebih bersifat khusus dan diharapkan menjadi lokasi penelitian. "Koleksinya yang paling banyak tetap berada di klaster Krikilan atau Museum Purba Sangiran yang jumlahnya mencapai 31 ribu. Sementara itu, di museum khusus tersebut, pengunjung dapat belajar lebih detail tentang evolusi manusia," papar Budi.

Ia menambahkan penemuan fosil-fosil terakhir yang masih terpendam dalam tanah juga akan dimasukkan sesuai dengan karateristik museum khusus. Dengan demikian, pengunjung tidak kesulitan bila ingin melakukan penelitian.

Sementara itu, terkait dengan pameran Museum Purba Sangiran di lima kota: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar, yang berlokasi di salah satu pusat perbelanjaan, Budi mengaku untuk meningkatkan kecintaan serta wawasan masyarakat terhadap manusia purba.

"Dengan pameran di mal, mereka tidak perlu kerepotan untuk datang ke Sangiran. Kami menilai cara ini efektif karena mal selalu didatangi banyak orang.Selama ini kunjungan ke museum masih sangat kurang," tambahnya.

Salah satu pengunjung, Desi Aiz (20) mengapresiasi positif pameran di pusat perbelanjaan. "Saya belum pernah ke Sangiran dan lewat pameran ini kami menjadi tahu isi museum itu," kata Desi.

Situs Sangiran pertama kali dikenal sebagai situs purbakala sejak tahun 1930-an ketika Van Es memetakan daerah Sangiran. Pada tahun 1934,situs ini dideklarasikan sebagai situs manusia purba oleh Von Konigswald dan tahun 1997 masuk sebagai cagar budaya.

Akhirnya situs ini ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya No.C 593 tahun 1996. Masuknya Sangiran sebagai warisan budaya dunia karena merupakan kunci dan lokasi penting dalam evolusi manusia, fauna, serta lingkungannya selama 2,4 juta tahun lalu tanpa terputus. (Olivia Lewi Pramesti)
 
Sumber :
National Geographic Indonesia
»»  READMORE...

Suhu di Indonesia Rata-rata Naik 1 Derajat Celsius

Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Suhu di Indonesia pada tahun 2000-2100 rata-rata diperkirakan naik 1 derajat celsius, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan seabad sebelumnya, sebesar 0,65 derajat. Meski hanya 1 derajat, dampaknya serius.

”Perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia memicu makin tingginya kenaikan suhu udara,” kata Guru Besar Hidrologi, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Sudibyakto, dihubungi dari Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Kenaikan suhu 1 derajat celsius tak terjadi merata. Daerah dengan kerusakan lingkungan parah makin tinggi kenaikannya.

Naik 1 derajat celsius berarti naiknya suhu maksimum dan turunnya suhu minimum sebesar 1 derajat. Rentang suhu suatu daerah kian lebar, meningkatkan ancaman kesehatan masyarakat.

Peningkatan suhu juga mengubah pola curah hujan. Bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan kekeringan, akan kian sering terjadi.

Kepala Pusat Perubahan Iklim Institut Teknologi Bandung Armi Susandi mengingatkan, perubahan iklim akan membuat Sumatera Tengah kian basah. Di Aceh, curah hujan makin tinggi.

Curah hujan di Jawa dan Lampung meningkat, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan Sumatera. Namun, risikonya lebih tinggi karena wilayah ini padat penduduk dan aktivitas ekonominya tinggi.

Kondisi kebalikan terjadi di Kalimantan yang jadi kian kering. Risiko kebakaran lahan dan hutan meningkat.

Kenaikan curah hujan juga terjadi di Nusa Tenggara Timur. Walaupun ada risiko longsor, tetapi jika bisa dikelola dengan baik akan membuat wilayah kering itu jadi subur. ”Dampak perubahan iklim di setiap daerah unik sehingga pola adaptasi dan mitigasi di setiap daerah berbeda,” kata Armi.

Masyarakat dinilai sudah memahami dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi. ”Namun, informasi risiko bencana perlu lebih banyak disampaikan,” ujar Sudibyakto.

Armi menilai, ketidaksiapan justru pada pemerintah. ”Konsep menghadapi perubahan iklim di pemerintahan sangat lemah,” ujarnya. Infrastruktur mengantisipasi perubahan iklim sangat lemah. Makin pemerintah tak mau berinvestasi menghadapi perubahan iklim, kerugian ekonomi makin besar. (MZW)
Sumber :
Kompas Cetak
»»  READMORE...

Ancaman Utama Bumi Bukan Kiamat, tapi Manusia



google.com
ilustrasi

KOMPAS.com - Belakangan, isu kiamat pada 21 Desember 2012 mengemuka, didasarkan pada interpretasi yang salah akan kalender suku Maya. Isu tersebut membuat sejumlah orang khawatir bahkan sulit tidur. Badan Penerbangan dan Antariksa NASA pun kebanjiran surat elektronik uyang menanyakan perihal akhir dunia itu.

Merasa perlu mengklarifikasi, NASA membuat tanggapan tentang sebab-sebab kiamat seperti yang beredar di jejaring sosial. Sebab-sebab kiamat diantaranya adalah adanya benda langit yang akan menghantam Bumi hingga badai Matahari yang mematikan.

Peneliti Matahari NASA, Lika Guhathakurta, mengatakan bahwa Matahari memang sedang pada puncak aktivitasnya akhir-akhir ini. Badai matahari memang bisa merusak sistem komunikasi namun berbagai perangkat telah dikembangkan untuk memberi peringatan. Badai matahari tak mengancam jiwa manusia secara langsung.

Sementara, tentang planet, asteroid atau apapun yang akan menabrak Bumi, Don Yeomans dari Jet Propulsion Laboratory NASA, mengatakan, satu-satunya benda dekat Bumi yang akan melintas dekat adalah asteroid, pada 13 Februari 2013. Namun, asteroid melintas pada jarak 6.378 kilometer, takkan menghantam Bumi.

NASA juga menyatakan bahwa isu Bumi akan gelap pada 23-25 Desember 2012 hanyalah isapan jempol. NASA tak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Sementara itu, kesegarisan semua planet di Tata Surya pada satu waktu yang dikatakan menjadi sebab fenomena itu juga tak mungkin terjadi.

Andrew Fraknoi, astronom di Foothill College, California, mengatakan, lebih baik manusia fokus pada masalah Bumi yang memang sedang dihadapi saat ini, seperti perubahan iklim. Mitzi Adams, pakar Matahari di NASA juga menyetujuinya.

"Ancaman terbesar Bumi pada tahun 2012, pada akhir tahun ini dan di masa depan, adalah dari ras manusia itu sendiri," kata Adams seperti dikutip Livescience, Rabu (28/11/2012). Jika manusia tak berubah, perubahan iklim tak terlakkan, maka kepunahan banyak spesies makhluk hidup niscaya terjadi.
Sumber :
LiveScience
»»  READMORE...

Tips Mencuci Muka agar Wajah Segar






shutterstock

Saat masih remaja, pilihlah sabun pembersih yang mengandung pelembab agar kulit tidak kering


KOMPAS.com – Mencuci wajah adalah salah satu bagian penting dari perawatan tubuh.  Selain harus dilakukan secara rutin,. penting pula artinya untuk memperhatikan cara mencuci wajah karena menurut para ahli, cara mencuci dapat mempengaruhi penampilan, kesehatan dan kebersihan kulit wjah.

Dr. Thomas Rohrer, dermatolog di Chestnut Hill, AS,  dalam sebuah rilis American Academy of Dermatology menyatakan penting artinnya untuk memperlakukan wajah dengan baik.  Kulit pada bagian wajah butuh perhatian khusus,.

"Jangan pernah menggunakan scrub ataupun produk kasar lainnya. Hal itu dapat menyebabkan iritasi pada kulit, sehingga membuatnya kelihatan lebih buruk,” pesan Rohrer.

Dalam rangka Bulan Kesehatan Kulit  Nasional di Amerika Serikat yang jatuh pada bulan November, Rohrer menawarkan beberapa tips untuk mencuci muka. Berikut adalah tip-tip mencuci wajah  agar tetap sehat :

1. Gunakan pembersih yang lembut, non-abrasif, dan bebas alkohol.

2. Setelah membasuh muka dengan air hangat, oleskan pembersih perlahan pada wajah. Penggunaan spons handuk basah, ataupun benda lainnya dapat melukai wajah, sehingga cukup gunakan ujung jari.

3.Jangan gunakan scrub, karena dapat mengiritasi kulit.

4. Bilas dengan air hangat, dan keringkan dengan handuk lembut.

5. Beri pelembab untuk kulit kering dan sensitif. Untuk kulit sekitar mata usapkan pelembab dengan lembut karena bagian ini merupakan area paling sensitif di wajah.

6.Jangan mencuci muka terlalu sering. Cukup dua kali sehari, atau ketika mengeluarkan banyak keringat. Ketika berkeringat dengan sangat banyak, hendaklah segera mencuci muka untuk menghindari masalah kulit seperti jerawat.


Sumber :
HealthDay News
»»  READMORE...

Penyembuhan Wasir Tanpa Operasi







Oleh  : Sri Rejeki
Banyak orang pernah menderita wasir. Jika dirasa belum terlalu mengganggu, wasir akan dibiarkan karena umumnya orang takut dioperasi. Sebenarnya, ada alternatif selain operasi untuk mengatasi wasir, yakni dengan teknik Doppler Guided Haemorrhoidal Artery Ligation dan Recto Anal Repair.

Wasir adalah anyaman pembuluh darah yang menjadi bantalan anus yang membengkak. Anyaman pembuluh darah ini sebenarnya berfungsi sebagai katup agar kotoran tidak mudah keluar dan pelindung bagian dalam anus agar tidak lecet saat buang air.

Bantalan anus akan menjadi wasir jika saat kondisinya lemah mendapat tekanan tinggi dan aliran darah dari arteri yang lebih besar ketimbang aliran darah yang kembali.

Bantalan anus bisa lemah akibat pengaruh usia. Adapun tekanan tinggi bisa disebabkan oleh gangguan kehamilan, batuk, mengejan, sulit kencing, diare, dan stres.

Pada penanganan wasir secara konservatif, pasien harus menjalani bedah untuk membuang wasir, kemudian jaringan direkatkan kembali agar menyempit. Teknik ini selain menimbulkan rasa sakit cukup hebat pascaoperasi, juga efek operasinya masih terasa hingga dua pekan sesudahnya. Pasien perlu dirawat inap untuk pemulihan.

Menurut Sugandi Hardjanto, Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, dengan teknik Doppler Guided Haemorrhoidal Artery Ligation (DGHAL), pasien tidak perlu dioperasi. Pasien juga tidak perlu dibius.

”Jika ingin lebih nyaman, pasien bisa disuntik obat tidur atau bius di kulit anus. Seusai tindakan, pasien dapat langsung pulang dan bekerja,” katanya.

Teknik dan alat DGHAL yang disebut KM-25 didesain oleh ahli bedah dari Jepang, Kazumaza Morinaga, pada 1995. Teknik ini dipandang akan membuat pasien lebih nyaman karena rasa sakit lebih ringan akibat minimalnya pembedahan.

Diikat

Sugandi menuturkan, pada teknik Recto Anal Repair (RAR), pembuluh darah besar pada anus (superior rectal artery/ SAR) diikat agar tidak bisa memasok darah bagi wasir. Selain itu, wasir juga dijahit ke jaringan di dekatnya, lalu ditarik ke dalam agar tonjolan yang keluar dari dubur bisa masuk kembali. Teknik ini ditemukan oleh ahli bernama AE Farag.

Sementara pada teknik DGHAL, alat detektor aliran darah ultrasonik yang memanfaatkan efek Doppler mencari lokasi pembuluh darah melalui denyut yang dimunculkan pembuluh darah.

Setelah ditemukan, melalui alat yang berbentuk corong dengan ”jendela” tersebut, pembuluh darah diikat. Setidaknya ada enam pembuluh darah yang diikat agar tidak lagi memasok darah ke wasir. Letak pembuluh-pembuluh darah itu kira-kira pada posisi jam 01.00, 03.00, 05.00, 07.00, 09.00, dan 11.00. Dalam waktu dua minggu, wasir akan mengerut sendiri.

Pengalaman Sugandi, sudah 627 pasien wasir stadium II-III yang ditangani sejak tahun 2000 dengan metode DGHAL dan RAR. Khusus selama periode Juni 2011 hingga Juni 2012, ada 106 pasien berusia rata-rata 55 tahun dengan kondisi wasir stadium II-IV.

”Keluhan utama adalah wasir keluar dari lubang anus (60 persen), perdarahan (20 persen), dan sakit pada dubur (343 persen),” kata Sugandi, pertengahan November.

Meski demikian, teknik ini memiliki sedikit kelemahan, yakni kadang-kadang tidak semua letak pembuluh darah SAR bisa terdeteksi, tidak bisa untuk kasus wasir eksternal, dan harga peralatan mahal.

Biaya penanganan dengan HAL dan RAR mencapai Rp 5,5 juta. Adapun biaya operasi biasa Rp 4,5 juta. Namun, dengan kemungkinan rawat inap, metode operasi bisa memakan biaya lebih besar.

Untuk menjaga agar wasir tidak semakin parah, penderita perlu, antara lain, makan makanan berserat tinggi, banyak minum air putih, mencegah sembelit, mencegah diare, menghindari jongkok terlalu lama di kloset, berolahraga agar gerak usus baik, serta menghindari jenis makanan tertentu, seperti cabai, merica, durian, kelengkeng, dan daging kambing.


Sumber :
Kompas Cetak
»»  READMORE...

Alzheimer Berbeda antara Pria dan Wanita






BBC Indonesia

Perbedaan otak sudah bisa dilihat lebih dari 20 tahun sebelum gejala pertama.
KOMPAS.com –  Riset mengindikasikan, penyakit Alzheimer menunjukkan gejala yang berbeda antara pria dan wanita. Hal ini berarti butuhnya penanganan berbeda antara pria dan wanita untuk penyakit Alzheimer. Selain itu, perbedaan dalam diagnosis penyakit ini antara pria dan wanita juga haruslah berbeda.

Sebelumnya, sudah ada penelitian serupa untuk beberapa penyakit tertentu, sehingga pengobatan yang digunakan pun berbeda berdasarkan gender. Perbedaan penanganan ini berlaku untuk penyakit jantung dan penyakit lainnya.

Dalam kajian terbaru mengenai Alzheimer, gejala yang berbeda ditunjukkan dari area kerusakan yang berbeda pada otak. Secara umum ,orang yang mengidap penyakit Alzheimer otaknya mengalami atrofi atau penyusutan.

Riset para ahli dari Radiological Society di Amerika Utara menyatakan, penyusutan otak pada wanita lebih awal dialami oleh wanita dibandingkan pria. Wanita juga kehilangan area abu-abu pada otak lebih banyak daripada pria ketika awal menderita penyakit ini. Sedangkan pria lebih kehilangan kemampuan berpikirnya dibandingan wanita ketika awal didiagnosis.

“Secara umum penyakit Alzheimer memang mengurangi volume otak, namun pria dan wanita memiliki area yang berbeda untuk kerusakan pada area abu-abu otaknya. Pada pria lebih terlihat penurunan kemampuan kognitif dibandingkan wanita,” ujar Dr. Maria Vittoria Spampinato, profesor radiologi di Medical University, Carolina Utara.

Altrofi pada Alzheimer terjadi pada bagian otak hippocampus yang memiliki fungsi utama dalam membentuk, mengorganisasikan, dan menyimpan memori.

"Langkah selanjutnya yaitu mengintegrasikan informasi ini pada hilangnya volume otak dengan faktor lain dari penyakit Alzheimer untuk memastikan jika memang ada perbedaan gejala berdasarkan gender," kata Spampinato.

Namun pernyataan ini diragukan oleh Dr. Clinton Wright, direktur ilmiah dari Evelyn F. McKnight Brain Institute di University of Miami Miller School of Medicine. Menurutnya, terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang perbedaan gender dalam penyakit Alzheimer.

"Masih diperlukan banyak informasi tambahan untuk mengetahui apakah hasil perbedaan ini disebabkan oleh gender atau ada faktor lain," kata Wright. "Secara khusus, belum dapat dijelaskan apakah ada kaitannya penyusutan otak lebih besar dikarenakan faktor usia di dalam hasil riset ini.”

Menurut Wright, informasi tentang kerusakan otak pada wanita yang lebih besar, namun justru pria lah yang mengalami penurunan kognitif lebih besar juga masih sulit dijelaskan. Hal ini karena bertentangan dengan anggapan umum bahwa semakin banyak penyusutan otak maka akan semakin mengurangi kemampuan kognitif seseorang.



Sumber :
Health Day
»»  READMORE...

Perbanyak Baca agar Tidak Pikun






shutterstock



KOMPAS.com – Membaca, menulis dan bermain kartu dan permainan papan seperti catur atau halma bukan hanya menyenangkan, namun juga dapat membantu otak tetap sehat sehingga terhindar dari pikun akibat penuaan. Demikian menurut peneliti dari Radiological Society dari Chicago, Amerika Utara.

Arfanakis Konstantinos, peneliti dari Rush University Medical Center dan Illinois Institute of Technology, di Chicago menyatakan bahwa aktivitas ini dapat membantu dalam menjaga struktur otak sehingga dapat menjalani fungsinya dengan benar. Fungsi otak umumnya menurun pada orang-orang berusia lanjut akibat perubahan struktur otak.

Para peneliti menggunakan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk memindai otak dari 152 orang, dengan usia rata-rata 81 tahun, untuk menilai efek dari aktivitas tersebut pada otak tengah, yang terdiri dari serat saraf yang mengirimkan informasi ke seluruh otak.

"Membaca koran, menulis surat, mengunjungi perpustakaan, menghadiri bermain atau bermain game, seperti catur atau halma, semua kegiatan sederhana yang dapat berkontribusi pada otak yang sehat," ujar Konstantinos.

Hal ini disebabkan adanya hubungan signifikan aktivitas tersebut dengan struktur beberapa area pada otak yang saling berhubungan, sehingga diduga dapat membentuk kinerja otak tetap baik meskipun telah berusia lanjut.

Meskipun penelitian sudah membuktikan ada hubungan antara aktivitas dengan struktur otak, namun para peneliti belum dapat membuktikan struktur otak yang tetap terjaga membuat kemampuan kognitif seseorang tetap baik pula. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian lebih lanjut.




Sumber :
Healthday News
»»  READMORE...

Shutterstock
Mulai tahun depan, menjual minuman ringan seperti ini lebih dari 0,5 liter dilarang di New York.
KOMPAS.com –  Penelitian menunjukkan, penggunaan gula jagung (HFCS) sebagai bahan pemanis makanan olahan dan softdrink berpengaruh para kenaikan jumlah kasus (prevalensi) penyakit diabetes tipe 2. Riset  para ahli dari Universitas California Selatan dan Universitas Oxford yang dimuat Jurnal Global Public Health menyatakan, tingginya penggunaan HFCS di suatu negara dapat berimplikasi pada meningkatnya kasus diabetes tipe 2.

Di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya, penggunaan gula jagung atau high-fructose corn syrup sebagai pemanis merupakan  hal yang lumrah.
Setelah melakukan penelitian di 42 negara, para peneliti  menyimpulkan bahwa prevalensi kasus diabetes rata-rata 20 persen lebih tinggi pada negara yang menggunakan HFCS sebagai pemanis, dibandingkan negara-negara yang tidak menggunakan HFCS.

Meskipun belum dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat yang jelas, namun kecenderungan HFCS berperan dalam meningkatkan risiko diabetes  dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

“HFCS merupakan salah satu jenis gula yang dapat menyebabkan masalah kesehatan dalam skala global,” ujar salah satu peneliti Michael I. Goran, MD, direktur Pusat Penelitian Obesitas Anak, dan co-direktur Institut Penelitian Diabetes dan Obesitas di Sekolah Kedokteran Keck di USC dalam rilisnya. “Hasil dari penelitian ini menambah referensi ilmiah yang mengindikasikan konsumsi HFCS dapat berakibat buruk bagi kesehatan, dan lebih berbahaya daripada gula alami.”

HFCS biasanya digunakan sebagai pemanis minuman dan makanan ringan, dan makanan olahan lainnya. Tidak seperti glukosa dari gula alami, rasa manis dari HFCS berasal dari fruktosa. Kandungan fruktosa tinggi yang dimilikinya membuat tubuh mudah sekali mengubahnya menjadi lemak. Hal tersebut dikarenakan ada perbedaan tubuh mencerna glukosa dan fruktosa. Oleh karena itu, konsumsi fruktosa dapat birisiko obesitas.

Diabetes tipe 2, kerap kali dikaitkan dengan obesitas, dan merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian terbesar di seluruh dunia. Menurut hasil penelitiannya, Goran menyatakan hampir 8 persen orang di dunia bisa jadi menderita diabetes pada tahun 2030 jika konsumsi HFCS masih diteruskan. Oleh karena itu, untuk mencegah terkena diabetes tipe 2, sebaiknya segeralah kurangi konsumsi segala bentuk gula dan pemanis buatan yang ada dalam minuman ataupun makanan ringan.


Sumber :
Healthday, EverydayHealth
»»  READMORE...


SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
KOMPAS.com - Air adalah unsur penting dalam kehidupan manusia. Manusia membutuhkan air bukan hanya untuk minum dan membersihkan badan, tetapi juga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh.

Air merupakan bahan utama yang mengatur sistem tubuh. Tidak kurang dari 80 persen komponen tubuh terdiri dari air yang memegang peranan penting dalam metabolism, transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral, melancarkan proses pencernaan, mengatur suhu tubuh, melindungi dan melumasi gerakan sendi dan otot

Mengingat pentingnya air dalam kehidupan, maka kandungan dalam air perlu diperhatikan untuk membuat tubuh tetap sehat. Air dalam kondisi tertentu bisa jadi berbahaya karena memiliki kandungan nitrit tinggi. Selain itu air dengan kondisi tertentu juga sering kali mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh.

Berikut adalah kondisi air yang sebaiknya tidak diminum:

-Air yang sudah disimpan lama.
Air yang sudah lama disimpan tanpa diminum akan menyebabkan gangguan kesehatan karena mengandung zat yang bersifat toksik. Zat ini dapat mengganggu metabolisme tubuh sehingga dapat memperlambat pertumbuhan bagi anak dalam masa pertumbuhan. Sedangkan pada orang dewasa dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan dan lambung.

-Air yang tidak dimasak
Air yang tidak dimasak memiliki kecenderungan mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu air dengan kondisi seperti ini jika berasal dari ledeng memiliki kandungan klorin yang cukup tinggi akibat proses pemurnian. Pemasakan air hingga suhu mendidih yaitu 100 derajat Celcius dapat menghilangkan zat ini karena adanya penguapan.

-Air yang dibiarkan mendidih terlalu lama
Air dengan kondisi seperti ini memiliki kandungan logam berat dan nitrit yang tinggi. Mengonsumsi air dengan kondisi ini dalam jangka waktu lama dapat mengganggu fungsi lambung dan usus. Kandungan nitrit yang tinggi pada air dapat membuat tubuh kekurangan oksigen.

-Air yang dimasak kembali
Air seringkali dimasak kembali untuk tujuan membuatnya hangat. Namun, ini justru membuat kadar nitrit meningkat karena adanya penguapan kembali. Penumpukan nitrit di dalam tubuh dapat membahayakan kesehatan.

-Air sisa mengkukus
Air yang sudah digunakan untuk mengkukus memiliki kandungan nitrit yang tinggi, selain itu air ini dapat mengandung kerak yang dapat mengakibatkan perubahan patologis pada sistem pencernaan, saraf, saluran kemih dan pembuatan darah, bahkan mengakibatkan penuaan dini.

Sumber :
Berbagai Sumber
»»  READMORE...

Ilmuwan Temukan Petunjuk Adanya "Alien"


 
Desert Research Institute Bakteri yang terdapat di Danau Vida. Jenis bakteri belum diidentifikasi.
CALIFORNIA, KOMPAS.com - Studi di lingkungan kutub yang dilakukan para astrobiolog berhasil menemukan jasad renik yang unik. Makhluk hidup  itu bisa menjadi petunjuk adanya "alien", berarti bentuk kehidupan lain dari yang sudah dikenal saat ini, dipahami sebagai mikroba, bukan makhluk cerdas seperti dalam fiksi ilmiah.

Jasad renik yang ditemukan adalah bakteri yang hidup di Danau Vida. Danau tersebut adalah lingkungan yang unik dimana energi yang ada mungkin hanya berasal dari reaksi kimia saja. danau tertutup lapisan es selama 3000 tahun sehingga tak memungkinkan adanya fotosintesis.

Bakteri ditemukan setelah ilmuwan melakukan pengeboran di Danau Vida selama tahun 2005 - 2010. Beberapa ilmuwan yang terlibat studi ini adalah dari University of Illinois di Chicago, Montana State University dan University of Colorado.

Hasil riset yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Science minggu ini mengungkap, ada delapan golongan bakteri yang hidup di lingkungan Danau Vida. Hal ini menjadi petunjuk bahwa lingkungan danau cukup kompleks.

"Ketika saya pertama kali melihat bakteri dengan mikroskop, ada banyak yang saya bayangkan. Ini dunia yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya," kata Christian Fritsen, peneliti dari Desert Research Institute di Nevada yang terlibat riset.

Kondisi abiotik Danau Vida sangat ekstrem. Christian Fritsen, ilmuwan dari Desert Research Institute di Nevada yang terlibat riset mengatakan, kadar garam di danau ini 6 kali lebih tinggi dari lautan biasa, suhunya mencapai -13 derajat Celsius dan memiliki kadar nitrogen oksida tertinggi dibandingkan seluruh perairan di muka Bumi.

"Bakteri ini bisa membantu kita mengetahui asal usul kehidupan di Bumi dan juga mengajari kita tentang pencarian kehidupan di tempat lain," ungkap Peter Doran, ilmuwan dari University of Chicago yang memimpin riset ini, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/11/2012).

Kondisi di Danau Vida diduga juga terdapat di Mars dan planet lain. Penemuan ini memungkinkan ilmuwan mengembangkan kerangka baru untuk mengetahui lingkungan yang mendukung kehidupan. Boleh jadi, "alien" nanti benar-benar ditemukan.
Sumber :
Reuters
»»  READMORE...

Riset Menunjukkan, 4 adalah Angka "Keramat"


 
Zazzle Empat


NEW SOUTH WALES, KOMPAS.com — Pada tahun 1956, psikolog asal Amerika Serikat, George Miller, dalam jurnal Psychological Review menyatakan bahwa pikiran manusia hanya bisa memproses maksimal tujuh bagian informasi dalam satu waktu.

Hasil riset Miller yang berjudul "The Magical Number of Seven, Plus or Minus Two, Some Limits on Our Capacity for Processing Information" kemudian menjadi rujukan. Selanjutnya, angka 7 seolah menjadi angka keramat dalam psikologi.

Kini, psikiater dari University of New South Wales (UNSW), Gordon Parker, menantang pandangan itu. Dalam publikasi terbaru di jurnal Acta Psychiatrica Scandinavica, Parker menyatakan bahwa manusia hanya bisa memproses maksimal empat bagian informasi sekaligus.

"Jadi, untuk mengingat nomor telepon, misalnya 6458937, kita perlu membaginya menjadi empat bagian, 64 - 58 - 93 - 7. Pada dasarnya, empat adalah batasan persepsi kita," katanya seperti dikutip Physorg, Rabu (28/11/2012).

Hasil riset Parker menunjukkan perbedaan hampir 100 persen dengan penelitian Miller. Menurut Parker, riset Miller lebih didasarkan pada semangatnya menggunakan kata "magic" daripada ilmu pengetahuan.

Parker mengungkapkan, 50 tahun setela Miller, masih ada pertanyaan tentang kapasitas otak yang sebenarnya. Kapasitas otak mungkin tak terbatas, hanya ada batasan durasi di mana informasi bisa tetap ada di memori jangka pendek.

"Di luar itu, konsensus saat ini adalah manusia hanya bisa mengingat empat bagian informasi dalam memori jangka pendek," jelas Parker. Empat kini menyingkirkan posisi tujuh sebagai angka keramat dalam psikologi.
Sumber :
»»  READMORE...

Diduga Berubah Karakter, Lokon Telah Meletus 800 Kali


 
Kompas.com/Ronny Adolof Buol Abu letusan Gunung Lokon mencapai ketinggian hingga 3500 meter pada Rabu (28/11/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah gunung api di Indonesia diduga mengalami perubahan karakter pascagempa 9,3 skala Richter yang mengguncang Aceh pada 26 Desember 2004. Salah satu gunung yang berubah itu adalah Lokon di Sulawesi Utara yang kembali meletus pada Rabu (28/11/2012).

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, letusan Lokon terjadi pada pukul 10.05 Wita. Ketinggian asap mencapai 3 kilometer dari Kawah Tompaluan. ”Satu stasiun seismik mati karena terkena material letusan,” katanya.

Petugas pemantau Gunung Lokon dan Mahawu, Farid Bina Ruskanda, mengatakan, letusan pagi itu diikuti empat letusan, yaitu pukul 12.11, 12.58, 13.20, dan 14.43. Hingga Rabu malam, Lokon masih menyemburkan asap hitam setinggi 500 meter.

Wali Kota Tomohon Jemmy Eman mengatakan, letusan Lokon terdengar keras dari kantornya yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kawah. Meski demikian, letusan Lokon tak memengaruhi aktivitas warga Tomohon karena abu vulkanik terbawa angin ke arah barat daya, yakni ke arah Tombariri dan Tanawangko. ”Kami telah menyiapkan tim penanggulangan bencana yang terus bersiaga 24 jam,” katanya.

Sebelum meletus pada Rabu pagi, Gunung Lokon hanya beristirahat selama dua hari. Pada Senin, Lokon meletus dua kali. ”Kami merekomendasikan tidak ada aktivitas masyarakat hingga radius 2,5 km dari Kawah Tompaluan,” kata Surono.

Lokon berstatus Awas sejak 10 Juli 2011 dan empat hari kemudian meletus. Letusan itu menyebabkan kebakaran hutan di sekitar Kawah Tompaluan dan memicu kepanikan masyarakat. Walaupun tidak ada korban jiwa, jumlah pengungsi saat itu mencapai sekitar 6.000 jiwa.

Sejak Juli 2011 hingga saat ini, Lokon terus-menerus meletus, nyaris tanpa jeda. ”Sejak Juli 2011, paling tidak Lokon sudah meletus 800 kali,” kata Surono.

Padahal, menurut Data Dasar Gunung Api Indonesia (2011), sebelum tahun 1800, selang waktu erupsi Gunung Lokon sangat lama, yaitu mencapai 400 tahun. Sesudah 1949, frekuensi letusannya meningkat tajam, yaitu rata-rata setiap tiga tahun.

Gempa Aceh

Surono menduga, perubahan karakter Lokon dipengaruhi oleh gempa Aceh pada 2004. Selain Lokon, gunung lain yang juga berubah karakternya adalah Gunung Karangetan, juga di Sulawesi Utara. Jika sebelumnya gunung ini memiliki karakter erupsi eksplosif dengan fase letusan dua sampai tiga tahun, kini hampir sepanjang tahun Karangetan membangun kubah lava.

”Karakter ini ditiru oleh Gunung Ibu di Halmahera,” kata Surono.

Perubahan karakter juga ditunjukkan Gunung Merapi di Yogyakarta. Pada 20 Agustus 2012, Merapi erupsi kecil dengan mengeluarkan asap putih kecoklatan berketinggian hingga 70 meter. Sebelumnya, pada 15 Juli 2012, Merapi juga menyemburkan asap hingga ketinggian lebih dari 1.000 meter dari puncak.

Padahal, letusan Merapi biasanya sangat eksplosif dengan periode lima tahunan. Sebelum periode letusan, karakter Merapi biasanya tenang.

Menurut Surono, perubahan karakter juga ditunjukkan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Sinabung, yang digolongkan gunung api Tipe B, yang artinya tidak pernah tercatat meletus sejak tahun 1600-an, tiba-tiba meletus pada 29 Agustus 2010.

Sebelumnya, peneliti gempa dari Institut Teknologi Bandung, Irwan Meilano, menjelaskan, gempa bumi akan melepaskan tegangan yang bersifat dinamis dan statis. Tegangan dinamis dilepaskan lewat gelombang gempa dan respons waktu tegangan statis bisa sangat panjang.

Dia menyebutkan, tidak semua gunung api memiliki respons tinggi terhadap gempa tektonik, bergantung pada lokasi dan orientasi sumber gempa terhadap gunung api. Selain itu, juga sangat dipengaruhi kondisi gunung api itu sendiri. Gunung api yang dapur magmanya dalam dan tingkat aktivitasnya rendah mungkin tidak terpengaruh. (AIK/ZAL)
Sumber :
Kompas Cetak
»»  READMORE...

Lubang Hitam Terbesar, 17 Miliar Kali Massa Matahari


 
MPIA NGC 1277

HEIDELBERG, KOMPAS.com — Astronom menemukan lubang hitam yang berukuran luar biasa besar. Massa lubang hitam ini 17 miliar kali massa Matahari!

Lubang hitam tersebut berada di galaksi NGC 1277, berjarak 250 juta tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Perseus. Massa lubang hitam itu jauh lebih besar daripada massa lubang hitam di Bimasakti yang hanya 4 kali massa Matahari.

Remco van den Bosch, astronom dari Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman, yang memimpin riset terkejut dengan ukuran dan proporsi antara galaksi dan lubang hitam itu.

Biasanya, lubang hitam hanya 0,1 persen dari galaksi. Saat ini, lubang hitam terbesar secara proporsional dengan galaksinya ada di NGC 4486B, 11 persen dari total massa bintang. Massa lubang hitam NGC 1277 lebih besar lagi, 59 persen dari total massa bintang di galaksi itu.

Apa yang menyebabkan lubang hitam itu begitu besar? Sampai saat ini belum ada jawaban yang memuaskan.

"Kami tak menduga adanya sistem ini, tetapi karena bintang bergerak sangat cepat di pusat galaksi, kami tahu ada lubang hitam yang eksis di galaksi kecil ini," kata Bosch seperti dikutip Discovery, Rabu (28/11/2012).

Bosch mengatakan, dengan penemuan ini, astronom tertarik meneliti bagaimana galaksi terbentuk dan seberapa umum sistem itu di alam semesta.

Yang unik, galaksi dan lubang hitam itu seperti hidup dalam damai. Bintang di galaksi itu tak diganggu selama jutaan tahun. Galaksi ini datar, seperti tak ada bintang baru. Jika lubang hitam memakan bintang, pasti material yang dihasilkan akan memicu pembentukan bintang baru.

Bosch menuturkan, lubang hitam dan galaksi kecil itu mungkin terbentuk tak lama setelah Big Bang. Galaksi dan lubang hitam mungkin terbentuk secara bersamaan.

Bosch menambahkan, "Lubang hitam bisa tumbuh tanpa membentuk banyak bintang baru di galaksi. Kami ingin tahu apakah lubang hitam, atau mungkin juga bintang, memainkan peran aktif dalam hal tersebut."

Terkait keunikan sistem galaksi dan lubang hitam ini, Karl Gebhardt dari University of Texas Austin mengatakan, "Hal itu mungkin berarti bahwa galaksi ini menjalani proses evolusi berbeda dengan lainnya. Mungkin juga berarti bahwa kita harus memperbarui pemikiran tentang evolusi galaksi dan lubang hitam."
Sumber :
DISCOVERY
»»  READMORE...